SMKN 10 Malang Mendukung Ketahanan Pangan melalui Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP)
Dalam upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan karakter mandiri dan kreatif peserta didik, SMK Negeri 10 Malang megikuti launching program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang melibatkan siswa, guru, dan warga sekolah, pada Minggu, 25 januari 2026 secara serentak seluru Jawa Timur.

Kegiatan ini mengusung konsep praktik dengan memanfaatkan lahan sekolah sebagai media edukasi. Para siswa diajak untuk mengembangkan berbagai inovasi pangan, seperti budidaya sayuran dan rempah-rempah seperti terong, tomat, lombok, kencur dan jahe.
Budidaya ikan nila dan lele juga menjadi salah satu agenda dalam kegiatan ini.
Kepala SMK Negeri 10 Malang, Rudi Trisantoso, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini akan pentingnya ketahanan pangan serta pemanfaatan sumber daya lingkungan secara optimal.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung bagaimana menghasilkan pangan sehat, mandiri, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Selain meningkatkan wawasan siswa tentang pertanian dan pangan, kegiatan ini juga melatih keterampilan seperti kerja sama tim, kreativitas, dan tanggung jawab. Hasil dari kegiatan ketahanan pangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah serta menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya program inovatif ketahanan pangan ini, SMK Negeri 10 Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan masa depan, dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. (MF/SDQ)
